Tanisha adalah seorang Associate di ABNR dengan fokus praktik pada penanaman modal asing (PMA) dan korporasi umum, merger dan akuisisi (M&A), perbankan dan keuangan, serta properti. Ia telah memberikan nasihat kepada klien domestik maupun multinasional terkait berbagai transaksi dan kepatuhan regulasi di sektor-sektor tersebut.
Dalam bidang penanaman modal asing (PMA) dan korporasi umum, ia secara rutin membantu klien dalam mendirikan dan mengembangkan operasi di Indonesia, memberikan nasihat mengenai struktur entitas, perizinan, kepatuhan, serta tata kelola perusahaan sehari-hari. Ia telah mendampingi investor asing mengenai kerangka investasi Indonesia, termasuk klasifikasi usaha berdasarkan sistem KBLI dan proses perizinan berbasis OSS, sekaligus menangani persyaratan investasi dan kewajiban regulasi sektoral.
Dalam bidang merger dan akuisisi (M&A), ia terlibat dalam berbagai transaksi M&A, melakukan uji tuntas hukum (legal due diligence), serta membantu penyusunan dokumen transaksi di berbagai industri. Pengalamannya mencakup pemberian nasihat mengenai pertimbangan regulasi dan isu-isu strukturisasi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan transaksi korporasi.
Dalam bidang perbankan dan keuangan, ia memberikan nasihat kepada lembaga keuangan domestik maupun internasional terkait kepatuhan, perizinan, dan operasional. Ia telah berpartisipasi dalam berbagai proyek yang melibatkan bank dan entitas keuangan lainnya, melakukan uji tuntas hukum, serta membantu penyusunan dokumen transaksi. Pekerjaannya mencakup pemberian nasihat mengenai kewajiban regulasi dan isu hukum sehari-hari yang memengaruhi operasional sektor keuangan.
Dalam bidang properti, ia memberikan nasihat kepada klien mengenai hukum properti di Indonesia, termasuk akuisisi tanah, tata ruang, konversi hak atas tanah, dan perizinan. Ia juga memberikan nasihat terkait pengalihan properti, termasuk yang dilakukan sebagai bagian dari transaksi M&A, dengan memastikan kepatuhan terhadap regulasi pertanahan yang kompleks di Indonesia.
Tanisha meraih gelar sarjana hukum pada tahun 2023 dari Universitas Indonesia dengan peminatan Hukum Bisnis dan Teknologi. Selama masa kuliah, ia terpilih sebagai Presiden Asian Law Students’ Association (ALSA) National Chapter Indonesia untuk periode 2022–2023, mewakili 14 universitas anggota di seluruh Indonesia. Peran ini mengasah keterampilan kepemimpinan, diplomasi, dan pemecahan masalahnya, sekaligus melengkapi fokus akademik dan pengembangan dirinya di bidang hukum.

